• Di setiap sel kita ada sekitar 30.000 gen, yang merupakan cetak biru hereditas kehidupan tiap individu. Yang berisikan petunjuk pelaksanaan dan dan petunjuk teknis bagaimana sel dan gerombolan sel menjalani kehidupan. Lha terus, bagaimana cara GEN bekerja? Kita bedes sapiens perlu kurang lbh 30.000 gen untuk melanjutkan hidup dan meneruskan
  • Hanya dari mempelajari sel lah kita bisa mengetahui tentang apa dan bagaimana kehidupan di bumi ini bergerak dan berjalan. Lantas bagaimana kita berfungsi sebagai unit-unit kehidupan? Bagaimana cara protein menentukan kerja sel? Layaknya pabrik yang punya banyak jalur perakitan, sel harus mengerjakan banyak hal: tumbuh dan membelah diri, bergerak, serta
  • Salah satu mitos yang berdampak besar pada sikap masyarakat dalam memutuskan jenis pengobatan: “mitos: kanker adlh penyakit baru, dulu tidak ada”. Banyak yang mengklaim kanker adalah penyakit yang sepenuhnya disebabkan oleh lingkungan buruk, racun kimiawi, polusi, medan magnet, radiasi, dan lain-lain. Sebagai bagian dari usaha mereka, penjual-penjual obat sering seenaknya
  • Kesurupan disebut “Dissociative Trance Disorder” (DTD) yang artinya gangguan trans disosiasi. Jadi secara medis memang dianggap “gangguan”. Menurut ilmu kedokteran, kesurupan adalah kondisi patologis. Yang disebu patologis adalah adanya gangguan atau potensi gangguan pada kesehatan. Kesurupan ini pada dasarnya adalah proses neuropsikologis yang melibatkan beberapa sirkuit di otak bedes sapiens.
  • Masih terus dikaji, apakah genesis kehidupan adala peristiwa kebetulan yang acak ataukah keniscayaan bila ada kondisi prabiotik yang cocok Faktanya, ‘hanya’ dalam satu setengah milyar tahun sesudah bumi terbentuk, kehidupan mikroba bermunculan dan kemudian berjaya di muka planet ini. Dalam 2 abad terakhir, sains telah memberikan pencerahan bagi sejumlah kisah
  • Dunia kedokteran ke depan akan lebih banyak bergantung di tangan fisikawan ketimbang ahli biologi. Bahkan ahli biologipun mau tidak mau harus memperdalam pengetahuannya tentang fisika, kalau ingin menukik lebih dalam ke biologi molekuler. Kemajuan teknologi bukan dihasilkan dengan pengulangan pendapat-pendapat lama. Tapi karena adanya bedes-bedes yang berani mengajukan pendapat-pendapat baru. Pengulangan
  • “Jika anak2 muda suatu bangsa berbicara seperti orang2 tua, bangsa itu tak punya masa depan…..” Anak muda harus mulai sesuatu dari sisi radikal & dalam gelap supaya tidak silau. Jika ia mulai sejak muda dr tengah & disorot lampu, ia tak kan berprinsip saat dewasa. Ke mana-mana hidupnya cuma mencari
  • Jika dilihat dari sudut pandang neurologis, ternyata bahagia itu tidak sesederhana yang kita pikirkan. Berikut paparan dari Dr Ryu Hasan tentang hal ini. Salah satu variabel paling berpengaruh pada seberapa besar kecenderungan sesebedes untuk bahagia atau tidak bahagia adalah seberapa besar kemampuan otaknya untuk melupakan  banyak hal yang tidak menyenangkan.
  • Kita satu-satunnya spesies yang selalu mengalami kesulitan dengan ritual kawin, kencan, dan berrelasi Spesies lain sudah mengatur semuanya (kawin-kencan-relasi), dan segalanya berjalan dg baik-baik saja. Bedes sapiens yang memang ribet. Black Widow spider dan belalang solat (praying mantis), membunuh pasangannya setelah mereka kawin, mereka mengetahui aturan main perkawinan dan dengan
  • Tubuh bedes disusun oleh bahan-bahan alam yang tentu saja bekerja sesuai dengan hukum alam. Ada karbon, hidrogen, oksigen, kalium, natrium, bahkan seng dan besi juga ada. Semua mengikuti hukum alam. Tidak ada kejadian tahayul dalam tubuh bedes Proses munculnya kehidupan, juga terikat dengan hukum alam. Dalam proses kematian yang dialami
  • ”Tiga pelajaran dasar yang perlu diajarkan ke generasi muda untuk membangun Nation Character: Matematika, Bahasa dan Sejarah. Matematika mengasah logika. Bahasa mengasah rasa. Sejarah mengasah arah.” (Teddy Tricahyono, Sekjend Inovator 4.0 Indonesia) Supaya sebagai bangsa, kita jelas arahnya, logis langkahnya & terasa makna imajinasinya (bangsa sbg “Imagined Community”, kata Ben
  • Kesempurnaan geometris sarang lebah dg permukaan datar yg membuat deretan hexagonal nan anggun, kompak, tapi bisa dihuni 80.000 populasi Kalo ada pertanyaan bagaimana lebah bisa membangun sarangnya? Jawaban biologis dari pertanyaan tsb adalah: karena kebetulan saja. Secara biologis sarang lebah adalah hasil dari naluri lebah semata, yg merupakan hasil dari